Rahmadini Berkah Fitri fried Chicken
Dari Ayam Hasilkan Mobil dan Rumah
Apa yang aku miliki saat ini sebenarnya tidak ada apa-apanya tanpa adanya Rahman dan Rahim Allah. 16 outlet Fitri Fried Chicken, mobil dan rumah milikku, jika tanpa keberkahan Allah SWT, semua tidak bisa membahagiakan hidupku. Untuk itu, aku sangat-sangat bersyukur kepada Allah SWT.
Kenapa ? Pertama, saya diberi oleh Allah SWT keluarga yang bahagia. Anak-anak yang sehat dan cerdas, serta istri yang sholehah. Kedua, saya diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk senantiasa berbuat baik. Diantaranya, beribadah, sedekah, dan membantu memandirikan anak-anak yatim bekerjasama dengan Yayasan Pena Zakat dengan membuka outlet Fitri Fried Chicken untuk pemberdayaan mereka. Ketiga, Allah SWT merubah hidupku dari zero to hero dalam waktu 2 tahun.
Awal membuka Fitri Fried Chicken rasanya saya seperti minum jamu antawali. Rasanya pahit dan getir. Bisa dibayangkan, dalam sehari ayam yang laku cuma 1-2 ekor. Namun, itu tidak memupuskan semangatku untuk terus maju dan merubah nasibku. Aku terus berimprovisasi meracik bumbu yang pas di lidah costumer. Setiap hari aku mengoreng ayam untuk aku bagi-bagikan ke tetangga kanan-kiri mencari pengakuan dari mereka jika racikan ayamku sudah pas. Dari situlah aku menemukan racikan bumbu yang pas.
Dari segi rasa Fitri Fried Chicken dianggap sudah bisa bersaing. Namun sekali lagi, kesabaranku untuk sukses masih diuji oleh Allah SWT. Ayam yang laku masih tetap dikisaran 1-2 ekor. Kondisi itu tak membuatku berputus asa. Ikhtiar dan doa senantiasa aku lakukan. Dan yang tak lupa, aku senantiasa bersedekah. Subhanallah alhamdulillah, ketika aku bersedekah 1000 batu bata untuk masjid Baitul Mu’min, Allah SWT membalasku dengan memberi uang Rp. 25 juta dalam waktu 5 menit.
Ceritanya begini, ketika itu ada salah satu mobil pimpinanku di Bekasi Metal mengalami kerusakan. Karena mobil tersebut tidak bisa jalan, mobil itu ditawarkan kepadaku untuk dibeli dengan harga Rp. 30 juta. Tanpa pikir panjang, aku beli mobil tersebut meskipun uangku saat itu Rp. 20 juta. Setelah aku kasih Dp. Rp. 15 juta, aku panggil rekanku tukang reparasi. Aku tanya-tanya tentang harga mobil ini dan rekanku mau membelinya dengan harga Rp. 55 juta. Saat itu juga, aku diberi uang Dp. 15 juta dan uang tersebut aku buat lunasi mobil tersebut. Mobil lunas aku pun masih dapat untung Rp. 25 juta. Subhanallah.
Dari situ, aku semakin gemar sedekah. Alhamdulillah, seiring berjalan Fitri Fried Chicken juga semakin berkembang. Kala itu, ada salah satu tetanggaku di Perum Alamanda yang ingin Friend Chies Fitri Fried Chicken. Meskipun mengeluarkan dana Rp. 16 juta untuk Friend Chise, tetanggaku tetap mau. Dari situlah Fitri Fried Chicken mulai berkembang. Dari satu outlet berkembang menjadi puluhan outlet.
Alhamdulillah berkah sedekah itu semakin nyata. Dari jualan 1-2 ekor ayam, kini aku sudah memiliki 2 rumah di Perum Taman Alamanda dan satu unit Mobil Xenia. Suatu berkah yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya. Hanya dalam waktu 2 tahun aku sudah memiliki seperti itu. Rasanya, Allah SWT kalau mau kasih umat-Nya itu gampang banget.
Kini, aku semakin gemar untuk bersedekah dan berdakwah. Yang aku lakukan saat ini adalah selain menjadi orang tua asuh yatim di Yayasan Pena Zakat, aku juga ingin terlibat langsung bagaimana memberdayakan anak-anak yatim melalui pembukaan outlet Fitri Fried Chicken. Aku ingin Fitri Fried Chicken semakin berkah dan hidupku semakin barokah. Asal sungguh-sungguh dan ikhlas menjalankan semua yang telah ditetapkan.
Bukankah Allah sudah berfirman : “Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak didataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis(pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.” (Qs : Al Baqarah 265).