
Meningkat umur diperjalanan ini, semakin dewasa pemikiran dan perasaan. Sungguh perasaan cinta menggetarkan perasaan jiwa dan rasa. Tanpa perlu belajar ataupun tanpa merujuk buku. hadirnya tidak pernah diundang, tetap melawat dan mendiam di hati.
Manusia sering menyebut tentang cinta pada hamba-hambaNya. Ternyata kita sering lupa hakikat cinta sebenar hanya untukNya. Rindu dan kasih sayang anugerahNya untuk kita belajar mencintaNya melebihi segalanya. Allah tidak pernah melarang hambaNya berkasih sayang. Justeru, rasa cinta itu sendiri adalah takdirNya.
Maha Mengetahuinya Dia akan hati hambaNya. Setiap jiwa memiliki perasaan untuk dicintai dan mencinta, maka Dia menyediakan jalan yang terbaik untuk hambaNya. Menikahlah karenaNya, mencintailah karenaNya, bertemu dan berpisah juga karenaNya,hanya untukNya. Terlalu sayangnya Dia pada hambaNya, sentiasa memberikan kita jalan yg terindah. Dia mengetahui fitrah yang membalut setiap manusia. Namun, berapa banyak yg menghayati anugerahNya. Cinta nafsu yang memerangkap jiwa remaja, padahal telah Allah memberikan peringatan demi peringatan, namun Pria dan Wanita terus terbelit dan terkandas dalam cinta yang dianggap indah namun rupanya bersulam nafsu semata-mata.
Jangan mengantar hatimu menuju kehancuran, karena terlalu cintakan dunia dan manusia, akan memakan jiwa. Manakan bisa seorang hamba mengharap pada hamba yang lain, sedangkan hamba yang lain juga mengharap pada Pencipta yang satu. Sekeping hati yang dimiliki setiap jasad ini dapat berubah setiap saat kehendak dan semaunya. Sungguh rapuh hati ini.
Hari ini berbicara cinta, hari esok tiada rasa. Hari ini, berjanji setia..hari esok tiada suara. Hari ini dia milikmu, hari ini esok belum tentu. Siapa kita untuk mengatur sekeping hati, mengatur jalan kaki sendiri ke arah yang benar pun banyak yang tidak mampu.
Semua orang ingin dicintai, tambahan pula bila dicintai oleh insan yang mereka cintai. Apabila cinta tidak kesampaian, banyak yang bersedih hati hingga ada insan yang lebih memilih mati hanya kerana disingkir cinta. Alangkah ruginya tetesan air mata dilepaskan untuk cinta manusia yang hidupnya hanya sementara.
Sedangkan tidak banyak yang sanggup bergenang air mata menghayati anugerah Nya. Tidak banyak pula yang mensyukuri nikmatNya. Berapa Banyak yang sadar bahwa takdirNya adalah terbaik untuk setiap hambaNya. Percayalah bahwasanya Dia lebih mengenali hati hambaNya. tidak mungkin Allah yang maha Penyayang bersikap zalim. Dia maha mengetahui segala sesuatu baik yang nyata maupun tersembunyi.
“ Mencintai tidak berarti memiliki..
Siapa berhak melunakkan sekeping hati selain Dia,
Mencintai seseorang bermakna kamu perlu bersedia menerima,
Segala kesudahan rasa,
Mencintailah karenaNya dan kamu akan merasai lezatnya cinta,
Tiada jiwa terluka..tiada hati tersiksa,
Karana insan percaya, takdirNya terindah dari segala peristiwa,
Karana kita percaya, Dia menentukan segalanya.
Jodohnya manusia ada ditangannya.
Andai kehendak hati terhenti,
Percayalah, Dia sedang mengaturkan sesuatu yang lebih baik lagi,
Cinta yang membuatkan mu tidak lena,
Menjadikan harimu terganggu setiap masa,
Bukannya itu cinta yang diharapkan,
Itu hanya perasaan yang hanya mengundang tekanan,
Cinta sesungguhnya apabila kamu mencinta karanaNya,
Ridha dengan takdirNya,
Menerima suratan dengan siapa kamu dipertemukan,
Mensyukuri pertemuan jodohmu walau bukan dengan insan idaman,
Asalkan si dia mencintai Tuhan,
Kita kan terus mencintainya tanpa alasan.
Mengapa dicari secantik Balqis, andai diri tidak sehebat Sulaiman..Mengapa mengharap teman setampan Yusuf jika kasih tidak setulus Zulaikha..Mengapa mengharap teman seteguh Ibrahim andai diri tidak sehebat Siti Hajar..Mengapa didambakan teman sehidup yang sempurna Muhammad jika ada keburukan pada diri sendiri..Bimbinglah dirinya dan terimalah kekurangan itu sebagai keunikan..Carilah kebaikan itu pada dirinya. Bersyukurlah kerana dipertemukan dengannya dan berdoalah dia milikmu…
